Pada tahun 2007, tercatat ada 2000 laporan yang masuk ke polisi jepang terkain kasus pesecehan terhadap wanita di dalam gerbong rangkaian kreta api. pelecehan dapat berupa tangan usil dan lainnya. laporan terbanyak adalah dari jalur kreta Seibu. Oleh karena itu, banyak kaum wanita meminta untuk disediakan gerbong kereta khusus untuk wanita.
Namun demikian, pihak pria juga minta disediakan gerbong khusus pria. mengapa demikian? karena para pria malas dan tidak ingin dituduh sebagai tangan jahil. Kasus salah tuduh ini menimpa pada seorang profesor. ia ditudung melakukan pelecehan terhadaap seorang gadis diatas gerbong.
kalau seperti ini, harusnya pemerintah indonesia juga ikut menjalankan peraturan seperti ini. mengingat kondisi angkutan kereta api, khusunya Kereta Rel Listrik atau pun Diesel (KRL / KRD), kondisinya memprihatinkan. Mulai dari berdesakan, lampu mati, sampai pintu yang tidak bisa ditutup(KRL EKONOMI).
Saya yakin, banyak kasus pelecehan terhadap wanita yang terjadi di kereta, namun mungkin saja para wanita tersebut malu atau enggan dan takun untuk berteriak, apalagi lapor ke polisi.
Semoga PT KAI bisa lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada pengguna kereta api.
Filed under: Umum , jepang, kereta, kereta api, krd, krl, pelecehan, pria, seksual, wanita




Ada seorang temanku, Desy namanya, sudah lima kali nonjok cowok di KRL yang sedang mengusili cewek.
mantabs bang, begini perlu juga. biar malu, sakit, terus kapok..
hehehe…
jgn terlalu berharap mas, kita bs spt jepang transportasinya. ga makin kacau ada udah syukur bgt tuh
lam kenal ya c u
Klo sy ga setuju klo ada di Indonesia, soalnya ga bisa …
wah wah jepang mulai menerapkan pola islami di sarana transportasi umum. memang bila di hijab seperti itu jauh lebih baik, dasar laki2 tangan suka usil…
mudah2an di indonesia ga kaya gitu.. (lho ? -tangan usil maksudnya, ho2)