Catatan si Fajar Bagus..

Ketika Berbagi menghadirkan kebahagiaan…

Taubat

dari Aa Gym

Syarat:

Menyesal

  • kita tidak akan menyesal jika tidak tau yang kita lakukan adalah salah…
  • lebih baik orang yang merasa dirinya banyak dosa daripada orang yang merasa banyak amal
  • Orang yang tidak menyesal tidak termasuk bertaubat

Explisit (bener-bener meminta ampunan kepada Alloh)

  • “laa ilaa ha ila anta subhanaka inni kuntum minadzolimin”

Kegigihan untuk tidak mengulanginya.

  • Bukan hanya tidak berbuat tapi juga berpikir kearah itu saja juga tidak.

Jenis taubat:

    • Orang awam à hanya pada dosa-dosa besar
    • Khusus à menyesali dosa-dosa yang kecil karena perkara penyakit hati hati
    • Lebih khusus à taubat karena lalai ingat kepada Alloh.

à kehilangan kesempatan beramal.

à melambat-lambatkan amal

à tidak ingat kepada Alloh

à tidak menyempurnakan amal

Cirri orang yang taubat:

  • Kelihatan lebih bersih, lebih suci, dan lebih bisa menahan diri
  • Hatinya selalu lapang dan gembira dalam segala suasana karena hatinya dihibur oleh Alloh
  • Bergaul dengan lingkungan baik-baik
  • Kualitas amal jadi meningkat
  • Senantiasa menjaga lidah

 

Yang patut dihindari:

  • Lincah terhadap maksiat
  • Mulut tidak dijaga dan menyakiti
  • Pergaulan tidak terpelihara
  • Hati resah terhadap dunia
  • Tidak ingat kepada Alloh
  • Kualitas amal tidak meningkat

 

Dosa tidak langsung jadi tapi ada proses:

Niat + kesempatan = dosa

Lintasan hati tuk bermaksiat akan selalu ada karena memang Alloh sudah memberikan potensi baik dan buruk kepada kita.

Langkah yang efektif adalah setiap lintasan awal harus di “cut”. Jangan diteruskan. Jangan biarkan ia berkembang. Langsung alihkan kekebaikan.

Jangan buat kesempatan dan sarana untuk bermaksiat. Deteksi. Hidari. Jauhi.

Ini penting jika kita tidak ingin larut dalam maksiat.

Filed under: Islam

3 Responses

  1. aJOemOni mengatakan:

    Wah, enak bacanya. Straight to forward.. Keren.. Keren.. Membuat ingat tobat. Hihi.. 🙂

  2. anonymous mengatakan:

    Setuju!!!

    tp gmn dgn, “dulu para sahabat ketika taubat, -selain cara diatas- taubatnya dengan datang ke Rasul. Sehingga tdk sekadar taubatan bil lisan tp taubatan nasuha…”
    –he3x… sekadar pertanyaan pengelitik nalar– untuk difikirkan tp bkn utk dijawab–

    >>Pencari Kebenaran Is Here<<
    -Back to Quran n Hadist-

  3. dian mengatakan:

    tulisan menarik, semoga bisa dilaksanakan dan tidak sekedar dibaca saja ya…
    hiks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

kategori

adds | stats | tools..

yang lagi mampir..


web submission
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

terjemahkan ke bahasa


Toko Die Cast Jargus
Menjual diecast Hotwheels TH, Tomica, Kinsmart, Carrarama, dll
http://fajarbaguswp.multiply.com
 
Souvenia
Souvenir, Merchandise & Handycraft for wedding, promotion, & gift.
http://www.souvenia.com
Ads by Jargus


selamat datang, sobat..


Assalamualaikum...
Selamat datang di fajarbaguswp.wordpress.com
semoga blog ini bisa bermanfaat buat sobat yang berkunjung ke blog ini.

Silahkan sobat blogger mengambil sebagian atau seluruh isi dari blog saya ini asalkan mencantumkan link ke halaman yang diambil atau di kutip.



Mau link blog kamu ada di blog ini? Silahkan klik disini

jumlah kunjungan..

  • 474,322 dikunjungi
%d blogger menyukai ini: