Catatan si Fajar Bagus..

Ketika Berbagi menghadirkan kebahagiaan…

“Mahasiswa bisanya Cuma ngomong doang”

Pernyataan diatas sering sekali kita dengar. Banyak orang yang berkata demikian ketika melihat mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa. ‘Apa tidak ada yang dilakukan mahasiswa selain dari pada demonstrasi?’ atau ‘percuma aja demo, orang juga ga akan menghasilkan apa-apa..!!’ itu pikir mereka.

Terus ada juga yang bilang. ‘wah, sekarang aja dia bisa koar-koar kayak gitu. Nanti juga kalo udah pada jadi pejabat, bah, pada diem dah. Malah jadi ikut-ikutan korupsi!’ ada juga seorang pejabat yang berkata pada seorang teman saya. ‘dik, langkah kongkret apa yang bisa kamu lakukan?’

Ha..ha..ha geli saya mendengar semua perkataan itu. Perut nih serasa di kelitikin. Sepintas pernyatan itu mungkin benar. Sekali lagi. Mungkin benar. Kenapa mungkin, karena emang kenyataannya ada sebagian oknum pergerakan mahasiswa yang tadinya merupakan tokoh pergerakan mahsiswa ketika dia menjadi seorang pejabat, dia malah menjadi bagian dari system pemerintahan yangkorup. Maksudnya dia ikutan korup dan lupa akan tujuannya di sana yaitu sebagai wakil dan pejuang rakyat.

Balik lagi ke masalah diatas. Menurut saya telalu berlebihan mengharapkan mahasiswa untuk bertindak konkrit untuk negaranya. Konkrit disini adalah memperbaiki system ketatanegaraan yang ada sekarang. Kenapa saya katakana demikian. Karena kita masih memiliki status mahasiswa. Lain lagi ceritanya ketika nanti kita memang sudah masuk kedalam system tersebut dan langsung melakukan perubahan yang nyata disana.

Sekarang mahasiswa cuma bisa berdemo. Itu juga merupakan suatu usaha yang bagus untuk pembentukan opini publik. Yang dilakukan mahasiswa sekarang adalah membentuk jiwa keidelismea pembelaan terhadap kebenaran, sehingga ketika nanti terjun kedunia perpolitikan yang sesungguhnya mereka siap dan bisa melakukan perubahan.

Iklan

Filed under: Catatan harian

9 Responses

  1. siawhietji berkata:

    hohoho… pertamaxxx kawan.

    Jadi inget waktu di Bandung dulu. Kamu, Bijak, dan ahmad bicaranya soal aksi mulu. Aku ma Mamad cuman bisa bengong doang. Lah gimana enggak, di kampusku mah haram tuh yang namanya demo. Kalo temanya agak nyentil dikit aja, cih, bisa-bisa kena skorsing deh. coba cek bro, trus bayangin, sedih enggak. Coba cek di sini bro

  2. aJOemOni berkata:

    Iya, status mahasiswa cuman bisa jadi pengingat yg ngebisingin kuping2 pejabat.. Hihi..
    Langkah konkritnya: BELAJAR YANG BENER biar JADI PEJABAT..!! Hehheehe…
    Klo mau merubah sistem, harus megang kekuasaan atas pd sistem tsb.

    switch mode sotoy ON. Hihihi.. :mrgreen:

  3. restu telkom berkata:

    kenapa berlebihan?
    memang benar kok, kita sebagai mahasiswa hanya ‘baru bisa’ berdemo doang untuk belajar menyuarakan suara rakyat. Tapi yang menjadi pertanyaan apakah demo2 sekarang sudah bisa menjawab opini publik?
    nurunin koruptor dengan demo kita? nggak pernah turun…
    nurunin harga bbm??? apalagi…

    bahkan demo kitapun belum bisa membuat publik setuju dengan apa yang kita lakukan (e. kok masyarakat marah tho dengan apa yang kita suarakan, padahal untuk mereka juga). Demo yang sudah banyak kita lakukan sudah membawa ‘perubahan apa’ ke masyarakat???
    jadi gak salah juga pendapat sebagian besar orang tentang ‘aktivitas kita’ hari ini….
    yah mungkin… memang benar kita masih bisa disebut ‘orang-orang berada’, bukan ‘orang-orang perubah…masih hanya ikut2an

  4. kuratachieko berkata:

    @aJoeMoni
    bener juga sih yu, kita mang hrsnya belajar mpe pinter, mpe layak jadi pejabat. trus megang kekuasaan biar bisa ngerubah nih bangsa. Tapi, ‘aksi’ bs dibilang langkah konkrit juga kok,,, Okelah minimal jadi pengingat penguasa yang berkuasa untuk merubah sistem.
    Kan kata lw (di kuratachieko’s blog) kita harus kritis… Jangan maen nerimo aje…… iye nggak…. 8)

  5. shiddieq berkata:

    ga berlebihan deh kayaknya…
    yang menggulingkan presiden di republik ini,
    dari presiden pertama dulu… ampe gusdur dulu…
    semuanya dilakoni mahasiswa,,,

    mungkin permasalahnnya, mahasiswa sama seperti anak2 pesantren pejuang kemerdekaan dulu. mereka berjuang, pas udah merdeka, mereka ga memimpin tapi balik ke pondok pesantren masing2 buat belajar lagi…
    gitu juga mahasiswa, menggulingkan tetapi tidak (atau belum) memikirkan selanjutnnya kursi kosong itu bakal diisi siapa…
    lihat saja, rekaman video ketika soeharto bacain surat pengunduran diri, mahasiswa tereak2, nyebur2 dikolam, seakan2 tujuan akhirnya udah tercapai… well, kursinya kosong salah satunya berkat mahasiswa tetapi kemudian mahasiswa balik ke kampus masing2… ngapain? belajar lagi…

  6. geh berkata:

    sok lah yg mau demo y demo…
    kalo politik mah saya gak ngerti..takut salah euy..
    btw..saya termasuk mahasiswa yg belum pernah berdemo alias ikut aksi
    karena saya khawatir aja tidak bisa konsisten kedepannya..
    mungkin saya setuju sama ajOe..
    belajar yg bener biar bisa jadi pejabat hehe..

  7. ahnshev berkata:

    Ember.
    kebanyakan orang itu agak negatif kalo melihat ‘demo’. Mungkin karena udah terlalu banyak oknum yg menyalah gunakan kemurnian aksi hanya untuk kepentingan sendiri.(halah..opo iki?). Dan lagi, udah terlalu sering orang melihat aksi yang berbuntut kekerasan/kerusuhan, terlepas dari siapa yg membuat rusuh. Jarang kan kita liat aksi yang damai, santun, anak2 bisa ikut, kecuali kalo yg aksi tiiiiiiitttttttttt. hehe..

    Yaudah, mungkin persepsi masyarakat tentang aksi akan bisa berubah kalo selain aksi yg damai dan santun itu, sang pengAksi juga bisa memberikan solusi yg cerdas. Misalnya, ketika meminta “Turunkan BBM!!”, sang Pengaksi juga membawa sebundel makalah yg berisi solusi2 kongkret yg dapat diambil pemerintah agar harga BBM bisa turun.
    haha.. gimana? keren kan?

    tapi Maaf, saya cuma bisa omong doank. hehehhe..

  8. Vie Achmad berkata:

    mahasiswa ikut aksi…….KNAPA NGGA’ ??
    menurut ane dah sewajarnya kita merespon sgala yang terjadi di sekitar kita. Dan salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan untuk merespon kondisi politik yang terjadi saat ini, ya dengan aksi.

    Aksi itu tuntutan moral kita sbg warga negara yang peduli tanah air.
    biar aja orang yang merasa “jengah” liat mahasiswa pada aksi, ngomong sesukanya. Toh cinta tanah air sebagian dari iman.

    jadi inget ada yang ngomong:

    “jika kita lihat kedholiman di depan mata, cegah dengan tangan,
    jika tidak sanggup, maka cegah dengan lisan,
    jika tidak sanggup, maka cegah dengan hati. dan itu selemah-lemah iman. Mahasiswa yang melakukan aksi, adalah upaya mencegah kedholoman dengan hati, lisan, dan tangannya…”

    Jadi, berbahagialah mahasiswa yang menyambut seruan untuk beraksi, dengan bersegera……dan ga’ takut di bilang:
    “Mahasiswa bisanya Cuma ngomong doang”

    wallahu a’lam

  9. scratchz berkata:

    wew,, topik yang cukup menarik,,,
    aku percaya mereka yang unjuk rasa bermaksud baik
    aku percaya aksi merupakan langkah nyata mahasiswa dalam membela kebenaran
    aku percaya mereka sangat mencintai tanah air indonesia.
    tapi aku akan lebih percaya lagi jika memulainya dari diri sendiri,,,
    ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

kategori

adds | stats | tools..

yang lagi mampir..


web submission
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

terjemahkan ke bahasa


Toko Die Cast Jargus
Menjual diecast Hotwheels TH, Tomica, Kinsmart, Carrarama, dll
http://fajarbaguswp.multiply.com
 
Souvenia
Souvenir, Merchandise & Handycraft for wedding, promotion, & gift.
http://www.souvenia.com
Ads by Jargus


selamat datang, sobat..


Assalamualaikum...
Selamat datang di fajarbaguswp.wordpress.com
semoga blog ini bisa bermanfaat buat sobat yang berkunjung ke blog ini.

Silahkan sobat blogger mengambil sebagian atau seluruh isi dari blog saya ini asalkan mencantumkan link ke halaman yang diambil atau di kutip.



Mau link blog kamu ada di blog ini? Silahkan klik disini

jumlah kunjungan..

  • 494,288 dikunjungi
%d blogger menyukai ini: