Catatan si Fajar Bagus..

Ketika Berbagi menghadirkan kebahagiaan…

Takbiran

Seperti biasanya setiap tahunnya, malam ini pun aku sedang berada di perjalanan menuju rumah. Malam ini malam yang sangat luar biasa. Karena besok adalah idul fitri. Hari yang amat ditunggu. Namun juga hari yang membuat kita sedih karena harus berpisah dengan bulan Romadhon.

Takbir bergema dimana-mana. Dari masjid dan mushola. Semua bertakbir. Seraya bergembira. Sesekali langit hitam jakarta itu berkilau cahaya petasan berwarna-warni. Jalanan pun tak sepi. Walaupun banyak orang Jakarta yang pulang kampung, ternyata Jakarta tidak sepi.

Di perapatan lampu merah kulihat orang berpakaian kumal memohon uang kepada para pengemudi. Ada yang memberi, ada juga tidak. Wajah sedih terpancar darinya. Nampaknya tak ada kegembiraan yang tersirat di wajahnya. Disela-sela meraka juga terdapat orang yang meminta uang juga. Tapi yang ini lain. Dia berseragam. Dan ternyata mereka adalah para penyapu jalan yang memang disiapkan Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Arak-arakan motor pun tak kalah sedikit. Arakan motor ini didominasi oleh kalangan muda mudi. Sesekali mereka tertawa. Mereka berboncengan, bergandengan, dan berpelukan. Ah… meles aku melihat gaya mereka.

Yang paling ramai adalah ketika gerombolan orang yang menaiki sebuah truk. Didalamnya orang bertiriak, berjingkrak, tertawa, dan menyalakan petasan. Dan tidak hanya truk. Tetapi juga mobil pick-up, Angkot, Mikrolet (angkot mobil kijang), sampai Metro Mini(angkutan bis tiga perempat). Saking ramainya bahkan sampai ada yang nekat berdiri di atas bis. Tidak satu atau dua orang, tapi belasan orang duduk diatas bis. Kalau dari gerombolan ini sudah tidak terasa lagi nuansa Takbiran. Malah seperti kampanye. Mereka membawa bendera-bendera dan ikat kepala. Dan aku perhatikan dengan seksama, bendera yang mereka bawapun tidak ada hubungannya dengan romadhon, takbiran, ataupun idul fitri. Mereka membawa bendera The Jack Mania (supporter Persija), Slankers, OI (Orang Indonesia), bahkan sampai Bob Marley (simbol para penghisap ganja).

Sesekali juga gerombolan ini menari-nari dan berjoget ketika truk berhenti di lampu merah dengan beriramakan bedug, drum, galon, ataupun kaleng yang mereka bawa. Hal ini membuat para Polisi yang memang berjaga di beberapa titik sempat kewalahan mengaturnya.

Anyway,,, dari tahun lalu ada satu hal yang aku rasakan hilang. Dulu masih ada orang bertakbir sambil naik mobil atau truk. Mereka memukul bedug sambil bertakbir. Tapi tahun ini, tak kudengar. Mungkin masih ada di belahan Jakarta yang lain. Dan memang kuharap begitu. Di masjid dan mushola pun yang bertakbir hanyalah orang tua dan anak kecil saja. Trus para remaja mesjidnya pada kemana? Pada arak-arak kali,ya?

Semoga kita dipertemukan lagi dengan Romadhon tahun depan. Dan semoga tahun depan Romadhon tidak dijadikan sebagai rutinitas, simbol, budaya, apalagi sebuah beban. Amin.

Iklan

Filed under: Uneg-uneg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

kategori

adds | stats | tools..

yang lagi mampir..


web submission
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

terjemahkan ke bahasa


Toko Die Cast Jargus
Menjual diecast Hotwheels TH, Tomica, Kinsmart, Carrarama, dll
http://fajarbaguswp.multiply.com
 
Souvenia
Souvenir, Merchandise & Handycraft for wedding, promotion, & gift.
http://www.souvenia.com
Ads by Jargus


selamat datang, sobat..


Assalamualaikum...
Selamat datang di fajarbaguswp.wordpress.com
semoga blog ini bisa bermanfaat buat sobat yang berkunjung ke blog ini.

Silahkan sobat blogger mengambil sebagian atau seluruh isi dari blog saya ini asalkan mencantumkan link ke halaman yang diambil atau di kutip.



Mau link blog kamu ada di blog ini? Silahkan klik disini

jumlah kunjungan..

  • 512,250 dikunjungi
%d blogger menyukai ini: